tgl update

Jumat, 13 April 2012

PEMBUKAAN SOSIALISASI PEMBENTUKAN KOPERASI BARU


TANJUNGPINANG, Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan, bertempat di Aula Kantor Camat Bukit Bestari, Kamis (12/4), membuka acara sosialisasi tata cara pembentukan koperasi baru tahun anggaran 2012.

Suryatati dalam sambutannya menyebutkan, bahwa pendirian dan pembangunan koperasi dipandang sangat penting dan strategis serta prospektif, karena koperasi sebagai wadah usaha dapat memberikan peran yang berarti dalam kehidupan perekonomian masyarakat, terutama anggota koperasi itu sendiri.
Namun selama ini, lanjutnya, ada kesan pembentukan suatu koperasi, hanya dimotori beberapa orang saja, sedangkan anggota yang lain hanya bersifat pendukung sebagai syarat pembentukan koperasi. Oleh karena itu, Pemko Tanjungpinang, akan berupaya membangkitkan kesadaran koperasi.
“Langkah awal yang akan kita lakukan adalah dengan cara memberikan sosialisasi melalui kegiatan sosialisasi dengan harapan agar peserta yang hadir meneruskan pengetahuannya di tengah-tengah masyarakat,”, ujarnya.
Menurut Tatik, pentingnya sosialisasi ini diadakan, agar peserta selaku tokoh masyarakat dapat memberikan motivasi kepada masyarakat, antara lain tentang pembentukan koperasi yang harus dari keinginan seluruh calon anggota koperasi. Kemudian, memberikan kesadaran kepada masyarakat arti penting berkoperasi, dan koperasi yang dibentuk haruslah melaksanakan prinsip-prinsip koperasi, serta menghindari pembentukan koperasi hanya kepentingan sesaat dari beberapa orang saja.
Lebih lanjut Sury, apabila, sosialisasi ini dapat memberikan  penjelasan atau motivasi kepada masyarakat arti pentingnya berkoperasi, maka peserta selaku tokoh masyarakat sudah selayaknya menanamkan bibit yang baik bagi kepentingan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kadis Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pasar Kota Tanjungpinang, Drs. Wan Kamar, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan sosialisasi adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam mensosialisasikan tata cara pembentukan koperasi baru di lingkungan masing-masing.
Dikatakan, dalam sosialisasi ini, akan dijelaskan tentang koperasi yang dapat menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang benar, meliputi tata cara pembentukan koperasi baru dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang proses terbentuknya koperasi baru, serta mendapatkan masukan untuk perencanaan program kegiatan pemberdayaan koperasi.
Sosialisasi ini diikuti sebayak 80 orang peserta yang terdiri  dari RW, LPM, Kader Kelurahan, BKMT, PKK, TKSK, Pendamping KUBE dan Tokoh Masyarakat lainnya. (Syafridawati).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar